Ilustrasiragam gerak tari. Sumber: Pexels. Menurut buku serupa yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., gerak dasar tarian terdiri dari gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Dalam tarian, keempat teknik itu dapat dikembangkan dan diterapkan menjadi sebuah kesatuan yang utuh. 1.

- Seni tari merupakan salah satu jenis seni yang dilakukan dengan tari menari atau bergerak berirama. Cara paling mudah untuk mempelajari seni tari adalah dengan mengetahui dan menguasai berbagai teknik atau kompetensi dasar yang harus dimiliki. Salah satunya adalah pengetahuan tentang level gerak tari. Apa yang dimaksud dengan level gerak tari dalam seni tari?Dalam KBBI dijelaskan jika level merupakan tingkatan dalam suatu hal. Maka level gerak tari dapat diartikan sebagai tingkatan gerak tari menari atau gerak berirama. Apa sajakah level gerak tari dalam seni tari? Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud, level gerak tari dibagi menjadi juga Fungsi Pola Lantai dalam Seni Tari Level tinggi LUCKY PRANSISKA Salah satu contoh jenis tari dengan level tinggi. Pementasan teater tari Paregreg di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis 18/2. Paregreg mengambil latar cerita peperangan keluarga di kerajaan Majapahit hasil garapan koreografer Elly D Luthan. Teknik gerakan tari pada level tinggi biasanya ditujukan untuk memperlihatkan dua peran yang berbeda pada masing-masing penari. Pada umumnya gerak tari level tinggi digunakan dalam gerakan tari balet serta gerakan tari yang bertemakan perang. Umumnya gerak tari level tinggi dilakukan dengan melayang dan membutuhkan penguasaan teknik yang baik dalam melakukannya.

Levelgerak tari diartikan sebagai jangkauan peragaan gerak dalam ruang gerak tari oleh penari itu sendiri. Gerakan tari dibagi menjadi. Kesenian pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu seni rupa dan seni pertunjukan. Gerak tari merupakan unsur utama pada tari. Pengertian seni tari secara umum adalah suatu bentuk dari karya seni yang mencakup
Gerak Kepala dan Leher KedetGerakan kepala seolah menarik tegak di gerakan kesamping kanan dan angka delapanGerak kepala dengan memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka angka delapan dengan diakhiri gerak kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan cangreudGerak gilek diakhiri gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu, kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah tengah diakhiri dengan TanganNyempurit JariUjung ibu jari bertemu dengan ujung telunjuk membentuk bulatan dan jari – jari lainnya melengkung mengikuti arah jari tengah. Tangan kanan dan kiri jari tangan rapat lurus ke atas, ibu jari ditekuk menempel telapak jari tangan RangsangKeempat jari tangan rpat lurus ke atas, ibu jari dengan jari telunjuk membentu sudut ibu jari bersinggung dengan ruas jari tengah paling depan, jari–jari lainnya melengkung searah jari tangan kesamping, telapak tangan menghadap ke tangan kedepan, empat jari lurus keatas ibu jari tangan tangan kesamping, telapak tangan keluar lima jari lurus tangan kesamping, telapak tangan keluar lima jari lurus taliKedua tangan nangreu lalu tangan kedepan ditekuk kedua telapak tangan menghadap keluar punggung tangan ditekuk tepat dimuka kepala seperti hormatSembahTelapak tangan dirapatkan tepat didepan soderJari telunjuk, jari tengah, dan ibu jari keatas, jari manis dan jari kelingking soderIbu jari dan jari tengah membuat lingkaran lalu soderKedua tangan sikap mungkur didepan perut lalu kesampingkan dengan cara menggerakan kelima dari gerak mungkur, ngaplek, rumbe, dan nangreu dengan cara kanan kedepan dengan posisi nangreu tangan kiri kedepan dengan posisi kanan kedepan nangreu dan tangan kiri ditekuk kanan nangreu dan tangan kiri rumbe dengan cara tangan kiri yang rumbe ditarik kanan serong nangreu dan tangan kiri kesamping bentuk-bentuk jari tangan di atas antara lain a. Nyempurit, Ngithing, Ngrayung digunakan untuk karakter tari putri, putra halus dan putra Kepelan digunakan untuk karakter putra Naga Rangsang digunakan untuk tari KakiDebeg dan GejugTelapak kaki depan dihentakkan ke lantai dilanjutkan ke lantai, dilanjutkan dengan posisi kaki jinjit dihentakkan dibelakang kaki bergeser ke samping kanan maupun lutut ditekuk menghadap diangkat setinggi betis untuk tari putra diangkat setinggi lutut untuk tari putra tari putri tidak ada berdiri menyesuaikan karakter pokok/mata kaki Digunakan apabila akan tanjak putra halus/ Jempol/Ibu jari kaki Digunakan apabila akan berjalan/ kaki setinggi betis di belakang kaki depan dengan arah telapak kaki serong/menghadap keluar. TrecetPosisi kedua kaki mendak, telapak kaki jinjit lalu bergeser ke kanan atau ke memutar kecil-kecil dengan posisi kedua telapak kaki kaki nggrundho yaitu sikap dengan dua kaki mendhak sifat masekonKaki kanan dilangkahkan, serong kanan serong kiri kaki tetap serongSikap kaki sama adeg-adeg masekon hanya badan menjadi serong kembarSikap tumit kaki merapat telapak kaki kaki dengan kedua lutut ditekuk sikap badan kaki lurus / sikap posisi tumit sejajar dengan mata mandoKedua kaki disilangkan dengan sikap dekuKedua lutut untuk menyentuh lantai badan jengkongSikap badan tegap duduk diatas tumit kiri/ ningkatLutut kiri dan kanan diangkat duduk diatas tumit BadanHoyogGerakan badan dicondongkan ke samping kanan atau badan dicondongkan ke kiri atau ke kanan, dengan sikap tangan lurus ke samping. Polatan, yaitu gerakan arah pundak ke depan dan badan kenbawah berkali-kali, seolah-olah badan mengeper

1 Intensitas, yang tentunya berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan ketegangan gerak. 2. Aksen/tekanan yang muncul ketika gerakan tari dilakukan dengan cara tiba - tiba dan cenderung kontras dari gerakan lainnya. dan. 3. Kualitas yang berkaitan dengan cara penggunaan atau penyaluran tenaga gerak dalam tari yang dilakukan.

Gerak dasar tari merupakan hal penting yang harus dipelajari dan dikuasai oleh penari. Hal ini dikarenakan gerak dasar merupakan unsur pokok dalam tari yang berfungsi membentuk kesatuan tarian utuh dan menciptakan keindahan. Perlu diketahui, setiap tarian memiliki gerak dasar tari yang beragam. Hal inilah yang menyebabkan setiap tarian memiliki ciri khas dan keunikan dalam gerakannya. Gerak dasar tari juga tidak terpaku pada gerak tari baku sehingga dapat dikembangkan menjadi gerak tari kreasi. Namun, pada dasarnya gerak dasar tari terbagi menjadi empat bagian, yaitu gerak dasar kepala, tangan dan lengan, badan, serta kaki. Indonesia memiliki keberagaman budaya tarian yang sangat istimewa. Terdapat banyak sekali tarian daerah yang tersebar di pelosok Nusantara. Tari merupakan kombinasi gerak dan musik yang memiliki arti dan tujuan. Tujuan tari adalah untuk persembahan, peringatan, penyembuhan, dan hiburan. A. Unsur Utama Tarian Dalam kesenian tari, ada tiga unsur utama yang harus diketahui dan dipahami oleh para penari, yakni wiraga, wirama serta wirasa. 1. Raga Wiraga Wiraga atau raga berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menonjolkan gerak tubuh, dalam posisi berdiri dan atau duduk. Wiraga berarti para penari memiliki kemampuan serta keterampilan untuk menampilkan tiap gerakan. Wiraga juga berarti para penari harus menguasai berbagai teknik gerakan. Contohnya seperti arah hadap dan arah gerak. Dalam wiraga, ketepatan waktu, ketepatan gerakan, tempo, dan perubahan gerak sangat penting untuk diperhatikan serta diperhitungkan. ii. Irama Wirama Wirama atau irama berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus memiliki gerakan tubuh yang sesuai dengan irama musik yang digunakan. Dalam kesenian tari, wirama meliputi irama dari gerakan tari dan iringan musik. Antara penari serta pengiring musik, haruslah saling berkaitan agar pesan yang ingin disampaikan kepada penonton dapat tertangkap dengan baik. Contohnya jika pesan yang ingin disampaikan adalah tentang rasa sedih, maka gerakan, ekspresi penari serta iringan musik harus menunjukkan rasa sedih. Wirama dalam seni tari sangat berkaitan dengan emosi. Karena melalui irama iringan musik serta gerakan tari dapat membangkitkan rasa atau emosi. 3. Rasa Wirasa Wirasa atau rasa berarti dalam sebuah kesenian tari, para penari harus menyampaikan pesan melalui gerakan tari serta ekspresi dari para penari. Dalam kesenian tari, wirasa didapat dari gerakan tari serta iringan musik. Agar bisa mendapatkan wirasa tersebut, para penari serta pengiring musik haruslah sering berlatih agar bisa mendapatkan wirasa yang diharapkan. B. Gerak Dasar Tari Ada banyak unsur dalam tari, mulai dari musik, busana hingga tata panggung. Namun, ada satu unsur yang paling penting yakni gerakan dasar tari. Pasalnya, gerakan dasar tari melibatkan hampir semua bagian tubuh seperti kepala, mata, tangan, sampai kaki. Gerak dasar tari terbagi menjadi iv gerak dasar, yaitu teknik gerak kepala, teknik gerak tangan, teknik gerak badan, dan teknik gerak kaki. one. Gerak Kepala Kepala menjadi salah satu anggota tubuh yang cukup penying dalam gerak tari. Berikut beberapa macam gerak kepala Kedet adalah gerakan kepala seolah menarik dagu. Gedug adalah kepala tegak digerakan kesamping kanan dan kiri. Gedug angka delapan adalah memfokuskan putaran dagu seolah menulis angka delapan diakhiri gerak hedot. Gilek adalah gerakan membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. Godeg cangreud adalah gerak gilek diakhiri dengan gerak kedet. Galieur adalah gerak halus kepala dimulai dari menarik dagu, ditarik leher kembali kearah tengah diakhiri dengan kedet. Hedot adalah gerakan kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan. Tolehan Kiri adalah gerakan kepala menengok ke kiri dan diikuti pandangan mata. Lenggut adalah gerakan kepala dengan dagu dijulurkan kedepan kemudian ditarik dengan luwes kebelakang. Ula Nglangi adalah gerakan kepala dengan leher digerak-gerakan ke kanan dan ke kiri. Longgadhung adalah gerakan seperti ula nglangi tetapi bahunya geser ke kanan dan ke kiri. Banyak slulup adalah gerak kepala dengan dagu tarik belakang kemudian dijulurkan ke depan. Pancak Jangga / Pancak Gulu adalah gerakan tolehan ke kanan kemudian tolehan ke kiri kemudian dilanjutkan menghadap depan. Gebes / Geding adalah gerakan seperti tolehan tetapi dilakukan dengan cepat. Tolehan Kanan adalah gerakan kepala menengok ke kanan dan diikuti pandangan mata. Geleng-Geleng adalah gerakan kepala bergoyang mengikuti tangan lambean. Coklekan Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan seperti mencolek. Noleh Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri. Coklekan Kiri adalah gerakan menolehkan kepala ke kiri seperti mencolek. 20. Noleh Kanan adalah gerakan menolehkan kepala ke kanan. 2. Gerak Badan Badan merupakan bagian penting dalam melakukan gerak tari. Beberapa gerakan badan dalam tarian antara lain sebagai berikut Hoyog adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke samping kanan / kiri. Engkyek Kanan adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kanan dengan sikap tangan lurus ke samping. Polatan adalah gerakan badan sesuai dengan gerakan arah pandangan. Oklak adalah gerakan badan dengan menggerakkan pundak ke depan dan ke belakang. Entrag adalah gerakan badan dengan menghentakkan badan ke bawah berkali-kali. Ngelier adalah gerakan badan berputar 180 derajat terdapat pada topeng cirebon gaya losari. Pinggul adalah gerakan badan dengan cara menggerakkan pinggul ke kiri, kanan, diputar-putar digerakkan atas/bawah. Lambung/Pinggang adalah gerakan badan dengan denan badan diputar ke kiri, kanan, ke belakang/depan. Bahu adalah gerakan badan dengan gerak mengikuti pangkal lengan. Engkyek Kiri adalah gerakan badan dengan mencondongkan badan ke kiri dengan sikap tangan lurus ke samping. Galeong adalah gerakan badan dengan rongga dada diputar ke depan/belakang disertai gerakan bahu. Keupat Enggal adalah gerakan badan dengan arah putar kebalikan dari galeong. Meliuk-liukkan badan adalah gerakan membelokkan badan ke kanan/kiri. Membusungkan dada adalah gerakan badan dengan mengedepankan dada. Ngotag Pola adalah gerakan badan dengan menggoyangkan pundak. Neregah adalah gerakan badan dengan badan didorong ke depan. Lelok adalah gerakan badan dengan rebah kanan dan kiri bergantian. Ngotag dada adalah gerakan badan dengan menggoyangkan dada. Megol Njenthit adalah gerakan badan dengan gerakan pinggul didorong ke belakang dengan salah satu kaki jinjit. Megol Batavia adalah gerakan badan dengan menggoyang pinggul ke kanan dan ke kiri dengan gerakan patah-patah. 3. Gerak Tangan Selain badan dan kepala dalam sebuah tarian juga terdapat gerakan tangan. Beberapa gerakan tangan dalam tarian adalah sebagai berikut Ngithing adalah gerakan tangan dengan posisi tangan dengan ibu jari menempel jari tengah membentuk lingkaran. Ngrayung adalah gerakan tangan dengan posisi ibu jari menempel pada telapak tangan dan keempat jari. Nyempurit adalah gerakan tangan dengan posisi jari tangan hampir sama ngithing. Ukel adalah gerakan tangan dengan memutar pergelangan tangaan berlawanan arah jarum jam. Kebyok adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang yang dihentakkan ke pergelangan tangan. Kebyak adalah gerakan tangan dengan menggunakan selendang dibuang sehingga selendang lepas. Ulap-Ulap Kanan adalah gerakan tangan kanan menekuk didepan kening, tangan kiri di pinggang. Ulap-Ulap Kiri adalah gerakan tangan kiri menekuk didepan kening, tangan kanan di pinggang. Tawing Kanan adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kanan diletakkan didepan pundak kiri. Tawing Kiri adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri diletakkan didepan pundak kanan. Mbaya mangap adalah gerakan tangan dengan posisi tangan sama seperti ngrayung. Nayung adalah gerakan tangan dengan tangan diletakkan didepan dada, berpasangan dengan mingkis. Mingkis adalah gerakan tangan yang dilakukan tangan kiri telapak tangan menghadap atas. Seblak adalah gerakan tangan dengan menyibak selendang/sampur dari pangkal ikatan selendang merentang lurus kesamping. Ngepel adalah gerakan tangan dengan ibu jari menempel di depan jari telunjuk. Bapang adalah gerakan tangan dengan telapak tangan mbaya mangap tangan kiri posisi membuka menghadap atas, lengan tangan membuka ke samping. Kambeng adalah gerakan tangan membuka di depan dada dengan kedua tangan mengepal. Meber adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke samping, telapak tangan menghadap ke belakang. Nangreu adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan, 4 jari lurus ke atas ibu jari ditekuk. Mereket adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dikepalkan. Rumbe adalah gerakan tangan dengan tangan ke samping, telapak tangan keluar lima jari lurus ke bawah. Ngaplek adalah gerakan tangan dengan kedua tangan kesamping, telapak keluar 5 jari lurus ke bawah. Tumpang Tali adalah gerakan tangan dengan kedua tangan nangreu lalu disilangkan. Mungkur adalah gerakan tangan dengan kedua tangan ke depan ditekuk kedua telapak tangan menghadap keluar punggung tangan disatukan. Nyawang adalah gerakan tangan dengan tangan ditekuk tepat dimuka kepala seperti hormat. Sembah adalah gerakan tangan dengan telapak tangan dirapatkan tepat di depan hidung. Jiwir Soder adalah gerakan tangan dengan ibu jari dan jari tengah membuat lingkaran lalu disatukan. Baplang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan serong nangreu dan tangan kiri ke samping rumbe. Kepret Soder adalah gerakan tangan dengan kedua tangan sikap mungkur di depan perut lalu ke sampingkan dengan cara menggerakkan kelima jari. Lontang adalah gerakan tangan dengan tangan kanan ke depan dengan posisi nangreu tangan kiri ke depan dengan posisi nyampurit. Megar Manggar adalah gerakan tangan yang keempat jarinya megar danibu jarinya menutup. Pasaran Daplang adalah gerakan kedua tangan lengan menthang dengan kedua telapak tangan menengadah. Posisi kedua tangan bisa diatas maupun dibawah. Uncal Jala adalah gerakan tangan seperti melempar jala. Lengan kiri nekuk trap cethik dan lengan kanan menthang dengan telapak tangan menengadah. Bapang Putri adalah gerakan tangan seperti gerak tangan bapangan namun diperhalus. Wolak-Walik Ayakan adalah gerakan kedua tangan seperti orang sedang mengayak ikan. Tepak Banyu adalah gerakan kedua tangan seperti berenang. Malang Kerik adalah kedua tangan bertolak pinggang dengan memegang sampur. Ngruji Dahi Sikul adalah gerak tangan dengan jari-jari ngruji berada di depan dahi dan di samping siku. Lambehan adalah gerakan tangan dengan kedua/salah satu tangan melakukan gerakan melambai ke depan dan ke belakang dengan bentuk jari nyempurit. Ngruji Bapang Walik adalah gerakan salah satu tangan ngrayung dibawah telinga dan yang satu berada di atas kepala. four. Gerak Kaki Gerak kaki juga menjadi bagian dari gerakan tarian. Berikut ini beberapa gerakan kaki dalam sebuah tarian Adeg-Adeg Masekon adalah gerakan kaki dengan kaki kanan dilangkahkan, serong kanan serong kiri kaki tetap diam. Adeg-Adeg Serong adalah gerakan kaki dengan sikap kaki sama Adeg-Adeg Masekon hanya badan menjadi serong kanan. Adeg-Adeg Kembar adalah gerakan kaki dengan sikap tumit kaki merapat telapak kaki dibuka. Tengkoh adalah gerak kaki dengan kedua lutut ditekuk sikap badan merendah. Jangreng adalah gerakan kaki dengan sikap kaki lurus/tegak. Sasag adalah gerak sikap posisi tumit sejajar dengan mata kaki. Nggroda adalah gerak kaki dengan posisi telapak kaki saling merapat bagian tumit sedang bagian depan membuka 450. Mendak adalah gerak kaki dengan posisi lutut kaki ditekuk merendah. Tanjak Kanan adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kanan agak didepan telapak kaki kiri dan kaki kiri dibelakang kaki kanan. Sila adalah gerak kaki dengan posisi duduk bersila, kaki kanan di depan kaki kiri. Jengkeng adalah gerak kaki dengan posisi duduk diatas kaki. Srisig adalah gerakan lari-lari kecil dengan posisi kaki jinjit dan mendak lutut ditekuk. Jinjit adalah gerakan kaki berdiri dengan menggunakan ujung telapak kaki bagian depan. Trecet adalah gerakan kaki gerakan seperti lari ditempat dengan posisi kaki membuka dan jinjit. Kenser adalah gerakan kaki dengan berpindah posisi menggeserkan telapak kaki secara bersamaan. Lumaksana adalah gerakan berjalan ke depan maju maupun ke belakang mundur. Enjeran adalah gerak jalan yang dilakukan jalan kepiting/jalan miring ke kanan dan ke kiri. Debeg Kanan adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kanan. Debeg Kiri adalah gerakan menghentakkan telapak kaki bagian depan ke kiri. Gejug adalah gerakan menghentakkan kaki bagian telapak kaki ke belakang kaki yang menjadi tumpuan. Tanjak Kiri adalah gerak kaki dengan posisi kaki letak telapak kaki kiri agak didepan telapak kaki kanan dan kaki kanan dibelakang kaki kiri. Junjungan Betis adalah gerak kaki dengan kaki diangkat setinggi betis untuk tari putra gagah. Junjungan Lutut adalah gerakan kaki dengan kaki diangkat setinggi lutut untuk tari putra gagah. Seredan Pokok adalah gerakan kaki yang digunakan apabila akan melakukan gerak tanjak putra halus/lanyap. Seredan Jempol adalah gerakan kaki yang digunakan apabila berjalan/lumaksana. Kicat adalah gerakan mengangkat kaki setinggi betis di belakang kaki depan dengan arah telapak kaki serong. Seser adalah gerakan kaki menggeser ke kanan/ke kiri. Nyregseg adalah gerakan kaki melangkah dengan cara bergeser ke depan. Duduk Deku adalah gerakan kaki dengan melipat kedua kaki ke bagian dalam. Nginder adalah gerakan memutar kaki. Mundur Sindur adalah gerak kaki mundur, sedikit agak tranjal dan patah-patah. Jinjit Mentul adalah gerakan kaki dengan gerakan kedua kaki jinjit dengan bergantian menghentak agar tampak jinjit mentul-mentul yang terkadang disertai tolehan. Jinjit Lengser adalah gerakan kedua kaki jinjit berjalan ke samping baik arah kanan/kiri. Gedrug Tumit adalah gerak kaki tumit melakukan hentakan sedang kaki jinjit. Ping Mlaku adalah gerak kaki silang, baik ke kanan/ ke kiri, ke depan/ ke belakang. Demikian tulisan mengenai gerak dasar dalam tarian. Mungkin ada perbedaan istilah dalam bahasa daerah. Mohon maaf jika tulisan ini kurang sesuai dengan harapan anda, Sumber TariJaipong mulanya berkembang di Karawang dan Bandung. Tarian ini merupakan gabungan dari beberapa kesenian tradisional seperti Wayang Golek, Pencak Silat, dan Ketuk Tilu. Oleh karena itu, tari Jaipong akhirnya terkenal karena gerakan-gerakannya yang sangat enerjik, unik dan sederhana. Dilansir dari situs resmi Kemendikbud, tari Jaipong
Ilustrasi teknik gerak tari. Sumber PexelsDalam seni tari, terdapat berbagai teknik gerakan tari yang dapat dilakukan. Dengan mempelajari tiap teknik, penari dapat menciptakan gerakan lain sebagai salah satu unsur tambahan dalam suatu termasuk ke dalam produk budaya suatu masyarakat. Dalam buku Seni Budaya yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., dalam karya tari akan tercermin budaya masyarakat seniman menciptakan tarian karena mendapat stimulus dari lingkungan sekitarnya. Faktor tersebut yang kemudian mendorong untuk meniru gerak-gerak alami dan selanjutnya diolah dengan “digayakan” untuk menjadi sebuah Gerak TariSebelum mengeksplorasi berbagai teknik gerak untuk dirangkai menjadi sebuah tarian, diperlukan pemahaman dan pengalaman mengenai teknik gerak buku serupa yang ditulis Sem Cornelyoes Bangun dkk., teknik gerak dasar tarian terdiri dari gerak kepala, gerak badan, gerak tangan, dan gerak kaki. Keempat teknik itu nantinya dapat dikembangkan dan diterapkan menjadi sebuah kesatuan tarian yang teknik gerak tari. Sumber PixabaySalah satu gerakan kepala pada teknik dasar tarian, misalnya, dengan menundukkan kepala. Lalu, penari menggerakan kepala dan membayangkan sedang membuat angka 8 dengan dahi. Contoh teknik gerak kepala, antara lain gerak kepala gedheg Jawa, godeg Sunda, dan gerak kepala gilek Sunda.Contoh gerakan teknik dasar tari bagian badan, penari bisa mencoba memasang badan lurus ke depan. Selanjutnya membuka tangan dan kaki dengan tari, badan dapat digerakkan dengan diputar ke kiri atau ke kanan. Jika diputar ke kanan, badan menjadi serong kanan. Pun begitu sebaliknya. Badan juga dapat digerakkan ke atas maupun ke tarian di Indonesia hampir menggunakan arah hadap badan yang bervariasi. Gerak ngelier pada tari Topeng Cirebon Gaya Losari adalah salah satu contoh gerak badan yang berputar 180 bisa coba menggerakkan tangan lurus ke depan dengan kedua telapak tangan membuka ke arah depan. Untuk gerakan lain, misalnya, dengan membuat pergelangan tangan dan tangan menyilang, juga jari-jari dibuat menghadap ke banyak contoh gerakan tari dengan tangan, antara lain gerak lontang kembar Sunda, gerak tumpang tali Sunda, dan gerakan dasar kaki pada tari, kamu bisa coba membuat kedua kaki membuka ke depan dengan berat badan bertumpu pada kaki kiri. Atau, buat kedua kaki menyilang, lalu angkat tumit kaki kanan ke atas seperti menjinjit sampai setinggi betis dengan tumpuan badan berada di kaki contoh gerak kaki pada tarian misalnya adeg-adeg Sunda, tanjak Jawa, gerak engke gigir Sunda, gerak tanjak kanan-kiri untuk tari putri Jawa, dan lain-lain.

TeknikRagam Gerak Dasar Tari Tradisional Teknik ragam gerak dasar kepala pada tari tradisional beragam. posisi penari ini dengan badan yang lurus ke depan Posisi seperti ini gambar 5.6 badan tegak arah hadap ke depan. Buku Guru kelas XI SMAMASMKMAK Sumber: Dok. Pribadi Gambar 5.11 Gerak Sonteng Kanan Sunda Kaki kanan

Tari tunggal adalah tari yang dibawakan oleh seorang penari saja tanpa diiringi penari lainnya, bisa laki-laki atau perempuan. Ciri-ciri yang membedakan antara tari tunggal yang ada di Indonesia adalah busana, tata rias, alat yang digunakan, dominasi gerak, dan musik tunggal dapat dibagi menjadi 3 jenis, yakni tari tunggal ritual, tari tunggal tradisional, dan tari tunggal kreasi baru. Harry Sulastianto, dkk. dalam bukunya yang berjudul Seni dan Budaya menjelaskan masing-masing jenis tari tunggal bagian tubuh misalnya gerak kepala, gerak tangan, gerak jari-jari tangan, gerak badan, gerak kaki, gerak pinggul, gerak alis, dan bola mata. Dalam buku Seni Budaya untuk SMA/MA kelas X oleh Jelly Eko Purnomo, berikut adalah ragam gerak dalam tari tunggal maupun kelompok. a Pengertian Tari . Tari adalah gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan ditempat dan waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan pikiran.Bunyi-bunyi musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan.Gerakan tari berbeda dengan gerakan sehari-hari seperti berlari, berjalan atau bersenam.Menurut jenisnya tari Z75c.
  • z8z8bftc0s.pages.dev/524
  • z8z8bftc0s.pages.dev/252
  • z8z8bftc0s.pages.dev/520
  • z8z8bftc0s.pages.dev/503
  • z8z8bftc0s.pages.dev/496
  • z8z8bftc0s.pages.dev/288
  • z8z8bftc0s.pages.dev/171
  • z8z8bftc0s.pages.dev/193
  • dalam ragam gerak tari kaki penari ketika diangkat setinggi